Akal-akalan Suami di Kendari Hindari Murka Istri Usai Uang Ludes Main Judol Annisa Pratiwi, April 9, 2026 Pria di Kendari Mengarang Cerita Dijambret untuk Menutupi Uang Habis Judi Online Seorang pria berinisial ME (26) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, nekat membuat laporan palsu kepada polisi setelah menghabiskan uang untuk bermain judi online. Ia melakukan rekayasa tersebut demi menghindari kemarahan istrinya karena telah menggunakan uang keluarga tanpa izin. Peristiwa ini bermula ketika ME mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Kendari pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 Wita. Ia melaporkan dirinya menjadi korban penjambretan oleh orang tak dikenal beberapa jam sebelumnya. ME Melaporkan Aksi Penjambretan dengan Kronologi Detail Dalam laporannya, ME mengaku empat orang pelaku menghadangnya di Jalan Kampung Baru, Anduonohu, sekitar pukul 13.00 Wita. Ia menyebut para pelaku berboncengan menggunakan dua sepeda motor dan menghentikan lajunya secara paksa. Ia juga mengklaim salah satu pelaku menendang kendaraannya hingga berhenti. Setelah itu, para pelaku merampas tas miliknya yang berisi uang tunai sebesar Rp5,3 juta. ME bahkan memberikan ciri-ciri pelaku kepada polisi untuk meyakinkan laporannya. Polisi Menemukan Kejanggalan dan Mengusut Keterangan ME Setelah menerima laporan tersebut, penyidik Polresta Kendari langsung melakukan penyelidikan. Namun, dalam proses pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dalam keterangan yang diberikan oleh ME. Keterangan pria tersebut berubah-ubah saat diinterogasi lebih lanjut. Kondisi ini membuat penyidik semakin curiga hingga akhirnya menggali fakta yang sebenarnya di balik laporan tersebut. ME Mengakui Rekayasa Laporan karena Takut Istri Marah Dalam pemeriksaan lanjutan, ME akhirnya mengakui bahwa laporan penjambretan tersebut tidak pernah terjadi. Ia sengaja mengarang cerita untuk menutupi perbuatannya yang telah menggunakan uang keluarga untuk kepentingan pribadi. ME mengaku sebagian uang yang dilaporkan hilang, sekitar Rp3 juta, telah habis digunakan untuk bermain judi online. Ia juga mengakui mengalami kekalahan dalam aktivitas tersebut. Polisi Mengungkap Sisa Uang Hilang di Lokasi Berbeda Selain uang yang digunakan untuk judi, ME menjelaskan bahwa sisa uang lainnya hilang di tempat berbeda. Ia menyebut tas miliknya hilang saat mencuci kendaraan di Pasar Anuonohu pada pagi hari sekitar pukul 06.30 Wita. Fakta ini semakin memperjelas bahwa laporan penjambretan yang ia buat sebelumnya hanyalah rekayasa. Polisi pun memastikan bahwa motif utama tindakan tersebut adalah untuk menghindari konflik dengan keluarga. Kasus ini menjadi pengingat bahwa laporan palsu tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat menghambat kerja aparat penegak hukum dalam menangani kasus yang sebenarnya. Outdoors laporan palsu judi online kendari