Laporan Penipuan Digital di RI Tembus 1.000 Kasus per Hari Annisa Pratiwi, March 24, 2026 Laporan Penipuan Digital di Indonesia Capai 1.000 Kasus per Hari Kasus Penipuan Digital Melonjak Tajam Hingga Awal 2026 Jakarta – Kasus penipuan digital di Indonesia terus meningkat signifikan. Hingga Januari 2026, Indonesia Anti Scam Center (IASC) mencatat 432.637 laporan, naik dari 418.462 laporan pada Desember 2025. Lonjakan ini menunjukkan rata-rata terjadi sekitar 1.000 kasus penipuan digital setiap hari, jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain yang hanya mencatat 150 hingga 400 laporan per hari. Pelaku Memanfaatkan Dokumen Digital untuk Menipu Korban Marshall Pribadi, CEO dan Co-Founder Privy, menjelaskan pelaku kerap memanfaatkan dokumen digital palsu, seperti invoice, purchase order, kontrak kerja fiktif, atau dokumen administrasi, untuk menipu korban. Dokumen tersebut dikirim melalui email atau pesan instan, dengan tujuan memicu kepanikan dan urgensi agar calon korban tidak sempat melakukan verifikasi. Banyak korban akhirnya membagikan data pribadi atau melakukan pembayaran yang merugikan secara finansial. Masyarakat Diminta Verifikasi Dokumen Digital Secara Teliti Marshall menekankan masyarakat harus memeriksa sumber dokumen digital dengan cermat. Alamat email pengirim, domain perusahaan, dan detail kontak harus diverifikasi secara seksama. Perbedaan kecil pada tanda baca di alamat email sering dimanfaatkan pelaku. Masyarakat juga harus memeriksa keabsahan tanda tangan elektronik. Tanda tangan tersertifikasi menggunakan sertifikat digital yang diawasi regulator berbeda dengan tanda tangan hasil pemindaian atau tempelan gambar. Layanan Verifikasi Dokumen Digital Publik Gratis Privy menyediakan layanan verifikasi dokumen digital secara gratis melalui situs resminya. Masyarakat dapat mengunggah file PDF untuk mengecek keaslian tanda tangan elektronik yang dikeluarkan oleh PSrE terdaftar di Indonesia. Dokumen yang diunggah tidak disimpan dalam sistem sehingga keamanan dan kerahasiaan tetap terjaga. Sistem akan menilai apakah dokumen memiliki tanda tangan digital tepercaya dan menampilkan informasi serta riwayat penandatanganan. Outdoors penipuan digital Indonesia