Modus Tipu-tipu Black Dollar: Klaim Pakai Cairan Bisa Jadi Duit Asli Annisa Pratiwi, April 9, 2026 Polisi Membongkar Modus Penipuan Black Dollar dengan Cairan Pengubah Uang di Jakarta Barat Polisi membongkar praktik penipuan bermodus black dollar yang dijalankan dua warga negara Liberia berinisial SDT dan I di Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, pelaku menggunakan cairan tertentu untuk meyakinkan korban bahwa kertas hitam dapat diubah menjadi uang dolar asli. Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, menjelaskan bahwa pelaku membawa satu koper berisi cairan yang mereka klaim mampu mengubah black dollar menjadi mata uang asli. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari strategi pelaku untuk memperdaya korban. Polisi Menyita Koper Cairan dan Brankas sebagai Barang Bukti Dalam proses penyelidikan, polisi menyita sejumlah barang yang diduga menjadi alat utama dalam menjalankan aksi penipuan. Petugas menemukan beberapa koper berisi cairan serta brankas yang hingga kini masih dalam proses pemeriksaan. Seluruh barang bukti tersebut diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat. Penyidik terus mendalami fungsi setiap barang untuk mengungkap pola penipuan secara menyeluruh dan memastikan tidak ada jaringan lain yang terlibat. Pelaku Menjalankan Skema Tipu Daya dengan Cerita Kimia Uang Pelaku menjalankan aksinya dengan menciptakan narasi bahwa uang dolar sengaja dihitamkan menggunakan bahan kimia agar lolos dari pemeriksaan otoritas. Selanjutnya, pelaku menawarkan solusi berupa cairan khusus yang diklaim mampu mengembalikan warna uang menjadi normal. Untuk memperkuat keyakinan korban, pelaku kerap mencampurkan uang asli dengan kertas hitam. Cara ini membuat korban percaya bahwa proses “pencucian” uang benar-benar berhasil, padahal seluruh kertas hitam tersebut tidak memiliki nilai. Secara visual, black dollar memang menyerupai uang asli dari segi ukuran dan tekstur. Namun, saat diperiksa lebih lanjut, kertas tersebut hanya tampak seperti lembaran berwarna gelap atau tidak wajar, sehingga dipastikan sebagai uang palsu. Polisi Mengungkap Korban Warga Korea Selatan dan Proses Hukum Berjalan Kasus ini bermula dari laporan seorang warga negara Korea Selatan yang menjadi korban penipuan. Peristiwa tersebut terjadi dalam rentang September hingga Desember 2025, namun korban baru menyadari penipuan pada 8 Maret 2026. Setelah menerima laporan, polisi segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka. Saat ini, keduanya menjalani penahanan di Polres Metro Jakarta Barat. Sementara itu, penyidik masih menghitung total kerugian yang dialami korban, termasuk kemungkinan adanya transaksi yang berlangsung dalam beberapa tahap. Polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengantisipasi adanya korban lain dengan modus serupa. Outdoors modus penipuan black dollar cairan