Duit Warga RI Dimaling Rp 9,1 Triliun, Setiap Hari 1.000 Orang Teriak Annisa Pratiwi, February 1, 2026February 4, 2026 OJK Ungkap Dana Warga RI Hilang Rp9,1 Triliun Akibat Penipuan Setiap Hari OJK Catat Ribuan Laporan Penipuan Setiap Hari dan Selamatkan Dana Masyarakat Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga 14 Januari 2026, Indonesia Anti Scam Center (IASC) menerima 432.637 laporan pengaduan masyarakat terkait kasus penipuan atau scam. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, memaparkan OJK telah memblokir lebih dari 397.000 rekening terkait laporan tersebut. Ia menambahkan, total dana masyarakat yang hilang mencapai Rp9,1 triliun, di mana OJK bersama IASC berhasil menyelamatkan Rp432 miliar. Pulau Jawa Menjadi Daerah Terbanyak Laporan Penipuan Kiki, sapaan akrab Friderica, menjelaskan sebaran laporan penipuan tertinggi berasal dari Pulau Jawa dengan lebih dari 303.000 laporan, diikuti Sumatera dan wilayah lain. Modus penipuan beragam, mulai dari transaksi belanja palsu, panggilan telepon palsu, penipuan investasi, penipuan tawaran pekerjaan, hingga penipuan hadiah dan love scam. Ia menegaskan OJK sangat mengapresiasi dukungan stakeholder dan masyarakat dalam memberantas aktivitas pinjaman online ilegal dan scam. Pelarian Dana Korban Semakin Kompleks dan Cepat OJK menghadapi tantangan tinggi dalam menangani penipuan dengan sekitar 1.000 laporan per hari, lebih tinggi dibandingkan negara lain yang hanya mencatat 150-400 laporan per hari. Kiki menambahkan, sekitar 80% laporan diterima lebih dari 12 jam setelah kejadian, padahal dana korban bisa berpindah tangan dalam waktu kurang dari satu jam. Selain itu, pola pelarian dana semakin kompleks; dana korban kini bergerak cepat melalui berbagai instrumen digital, mulai dari rekening bank, dompet elektronik, aset kripto, emas digital, hingga platform e-commerce dan instrumen keuangan digital lainnya. Kondisi ini menuntut koordinasi lintas sistem, industri, dan sektor untuk mempercepat pembelokiran dana. OJK Terus Tingkatkan Sistem Pencegahan Penipuan Friderica menekankan OJK akan terus memperkuat sistem pengawasan dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan dana masyarakat dapat diselamatkan dan mencegah kejahatan siber berkembang. Langkah ini penting untuk melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem keuangan digital. Outdoors OJK ungkap dana hilang scam