Penipu Catut Nama Kepala SAR Palu Minta Rp 40 Juta ke Pemilik KM Nazila 05 Annisa Pratiwi, April 9, 2026 Penipu Mencatut Nama Kepala SAR Palu dan Meminta Uang ke Pemilik KM Nazila 05 Oknum penipu mencatut nama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, untuk meminta uang kepada pemilik KM Nazila 05 saat operasi penyelamatan berlangsung. Pelaku memanfaatkan situasi darurat kapal tenggelam untuk melancarkan aksinya dengan meminta dana hingga Rp 40 juta. Muh Rizal mengungkapkan bahwa pelaku mencoba mengambil keuntungan dari operasi SAR yang tengah berlangsung. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan maupun keterlibatan pihak resmi. Pelaku Menghubungi Korban Lewat WhatsApp dan Meminta Dana Pelaku memulai aksinya dengan menghubungi pemilik kapal, Rifani, melalui pesan WhatsApp. Dalam komunikasi tersebut, pelaku mengaku sebagai pihak yang terkait dengan operasi SAR dan meminta sejumlah uang. Rifani yang saat itu fokus pada proses penyelamatan kapal akhirnya merespons permintaan tersebut. Ia sempat mentransfer uang sebelum memastikan kebenaran informasi ke pihak Basarnas. Korban Menyadari Penipuan Setelah Mengonfirmasi ke Pihak SAR Setelah melakukan transfer, Rifani mulai curiga dan segera melakukan konfirmasi langsung kepada pihak SAR Palu. Dari hasil komunikasi tersebut, ia mengetahui bahwa permintaan dana itu merupakan penipuan. Rifani mengaku telah mentransfer uang sebesar Rp 25 juta kepada pelaku sebelum menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban. Ia kemudian memastikan bahwa tidak ada permintaan dana resmi dari pihak SAR dalam operasi tersebut. Operasi SAR Berlangsung Setelah KM Nazila 05 Tenggelam di Maluku Utara Peristiwa ini terjadi saat tim SAR tengah melakukan operasi penyelamatan KM Nazila 05 yang tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara. Kapal tersebut dilaporkan tenggelam pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 Wita. Sebelumnya, kapal berangkat dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema pada Minggu, 29 Maret 2026. Setelah kejadian, pemilik kapal segera menghubungi Kantor SAR Palu untuk meminta bantuan pencarian dan evakuasi. Tim SAR Berhasil Menyelamatkan Seluruh ABK dalam Operasi Evakuasi Tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan pencarian dan berhasil menemukan seluruh korban. Sebanyak 21 anak buah kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 08.24 Wita. Keberhasilan operasi tersebut menegaskan bahwa proses penyelamatan berjalan optimal tanpa memerlukan biaya dari pihak korban. Pihak SAR pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan institusi resmi untuk meminta uang. Outdoors penipuan catut nama kepala sar palu