Waspada Penipuan Berkedok Layanan Bank, Tabungan Bisa Ludes Sekali Klik Annisa Pratiwi, February 14, 2026February 18, 2026 Penipuan Berkedok Layanan Bank Bisa Menguras Tabungan Sekali Klik BSSN Ungkap Maraknya Modus Layanan Bank Palsu Jakarta – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperingatkan masyarakat tentang peningkatan kasus layanan bank palsu yang menipu nasabah dengan meniru tampilan asli bank. Penipuan ini biasanya diawali oleh pesan dari customer service (CS) palsu yang menyerupai CS asli. Pesan tersebut berisi tautan situs web palsu yang menipu korban agar mempercayai dan mengeklik link tersebut. Korban Terkecoh dan Memasukkan Data Pribadi ke Situs Palsu Setelah mengeklik link phising, korban melihat tampilan layanan yang mirip dengan situs bank asli. Halaman login mengharuskan korban memasukkan nomor handphone, username, dan password akun bank. BSSN menjelaskan bahwa modus ini memanfaatkan social engineering untuk memperoleh data pribadi nasabah secara sistematis. Pelaku Memanfaatkan Data untuk Kepentingan Pribadi Direktur BSSN mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan data yang berhasil diperoleh, termasuk nomor handphone, username, password, OTP, dan PIN, untuk kepentingan pribadi. Tautan phising biasanya dikirim melalui SMS atau WhatsApp. BSSN menekankan pentingnya tidak memasukkan data pribadi ke link yang mencurigakan agar tabungan tetap aman. Kerugian Nasabah Bisa Sangat Besar BSSN mengingatkan bahwa jika korban memasukkan informasi pribadi ke situs palsu, pelaku dapat menguras saldo rekening dengan cepat. Selain itu, penipu dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk meminta korban mengirim uang atau memberikan data tambahan dengan janji layanan atau produk tertentu. Masyarakat Diminta Waspada dan Selalu Verifikasi BSSN menekankan perlunya kehati-hatian dan verifikasi terhadap setiap komunikasi dari bank. Nasabah diimbau selalu memastikan keaslian link dan tidak mudah tergiur oleh pesan atau tautan yang mencurigakan. Dengan kesadaran ini, masyarakat dapat melindungi data pribadi dan keuangan dari aksi penipuan digital yang semakin canggih. Outdoors penipuan layanan bank