Warga Batam Diduga Tertipu Promo Travel Umrah, Korban Lapor Polisi Annisa Pratiwi, February 1, 2026February 4, 2026 Warga Batam Tertipu Promo Travel Umrah dan Laporkan ke Polisi Korban Mengalami Kerugian Rp 100 Juta Setelah Gagal Diberangkatkan Umrah Batam – Amnah Fitriah Mona, warga Batam, Kepulauan Riau, melaporkan dugaan penipuan oleh PT ATT ke Polsek Batam Kota setelah mengalami kerugian hingga Rp 100 juta. Mona mendaftarkan lima jemaah mengikuti promo “beli 4 gratis 1” pada Juli 2025, namun keberangkatan umrah tidak terealisasi. Mona Terpikat Promo Travel dari Broadcast WhatsApp Mona menyatakan awalnya tertarik karena promo travel umrah disebarkan melalui broadcast WhatsApp. Ia juga mengenal travel tersebut dari kerabat yang sebelumnya pernah berangkat sehingga terlihat meyakinkan. Travel menawarkan harga Rp 25 juta per orang, dan Mona melakukan pembayaran ke rekening pribadi pemilik travel atas nama AG karena alasan rekening perusahaan tidak bisa digunakan. Pihak Travel Tidak Memenuhi Janji dan Komunikasi Terputus Pembayaran dilakukan pada Desember 2025, namun fasilitas yang dijanjikan tidak diberikan. Mona hanya menerima syal PT ATT, mukena, bahan seragam yang harus dijahit sendiri, dan buku panduan. Travel berdalih stok koper habis dan janji distribusi pada 29 Desember 2025 tidak terpenuhi. Kecurigaan meningkat setelah informasi muncul bahwa sekitar 80 jemaah pondok pesantren gagal berangkat sejak November 2025. Komunikasi grup juga terganggu, percakapan lama dihapus, komentar dimatikan, dan admin tersisa satu orang. Polisi Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Travel Mona telah membuat laporan resmi ke Polsek Batam Kota, dan pihak kepolisian menindaklanjuti kasus ini. Polisi mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap modus penipuan travel umrah, terutama yang menjanjikan promo atau fasilitas yang terdengar terlalu menguntungkan, agar tidak menjadi korban serupa. Outdoors penipuan travel umrah Batam