Ratusan Warga Probolinggo Geruduk Rumah Terduga Koordinator Investasi Bodong Annisa Pratiwi, February 14, 2026February 18, 2026 Ratusan Warga Probolinggo Geruduk Rumah Terduga Koordinator Investasi Bodong Warga Probolinggo Datangi Kediaman S untuk Tuntut Klarifikasi Kerugian Investasi Probolinggo – Ratusan warga mendatangi rumah seorang perempuan berinisial S di Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo pada Senin, 9 Februari 2026. Massa berkumpul setelah menduga S menjadi koordinator investasi bodong melalui aplikasi MBA yang menyebabkan banyak warga kehilangan uang dengan nominal bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah. Korban Ungkap Kerugian Hingga Jutaan Rupiah Per Orang Salah satu korban, RN, menyatakan kehilangan dana Rp 4,2 juta setelah mendaftarkan tiga akun pada aplikasi MBA. RN menjelaskan bahwa aplikasi tersebut menjanjikan keuntungan harian Rp 43.500 per akun yang bisa dicairkan setiap hari Kamis. Namun, klaim pencairan terus tertunda dan hingga kini dana tidak bisa ditarik, membuat korban merasa dirugikan. Polisi Amankan Serta Dua Orang Lain untuk Cegah Tindakan Anarkis Situasi yang memanas membuat aparat kepolisian turun tangan. Satuan Reserse Kriminal Polres Probolinggo mengamankan S beserta dua orang lainnya untuk mencegah potensi kerusuhan dari warga yang marah. Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP I Made Kembarmartadana, membenarkan ketiganya dibawa ke Mapolres Probolinggo untuk dimintai keterangan dan menjalani penyelidikan lebih lanjut. Polisi Terjunkan Puluhan Personel untuk Menjaga Keamanan Lingkungan Petugas kepolisian menurunkan puluhan personel untuk mengamankan kediaman S, yang disebut warga sebagai koordinator wilayah aplikasi MBA. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah eskalasi konflik di antara warga yang merasa dirugikan. Aparat menegaskan akan menindaklanjuti laporan korban secara profesional melalui proses hukum. Outdoors warga probolinggo geruduk rumah koordinator investasi bodong