Suara Kajati Sulsel Dimanipulasi Pakai AI untuk Penipuan Annisa Pratiwi, February 14, 2026February 18, 2026 Pelaku Gunakan Suara AI untuk Menipu Kerabat Kajati Sulsel Pelaku Hubungi Korban dengan Dalih Menawarkan Mobil dan Gunakan Identitas Palsu Makassar – Pelaku penipuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meniru suara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyah. Modus ini terbongkar setelah pelaku menghubungi kerabat Kajati melalui telepon dan WhatsApp dengan dalih menawarkan penjualan mobil. Pelaku Perlihatkan Foto Profil dan Suara Mirip Kajati untuk Meyakinkan Korban Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa pelaku menampilkan foto profil Kajati Sulsel di nomor WhatsApp dan memanipulasi suara agar terdengar asli. Tindakan ini berhasil menimbulkan keyakinan pada korban sehingga pelaku dapat memulai komunikasi dengan mudah dan membangun kepercayaan sebelum melakukan aksi penipuan. Kejati Sulsel Tegaskan Modus Ini Merupakan Kejahatan Digital Serius Soetarmi menegaskan bahwa penggunaan teknologi AI untuk meniru pejabat adalah bentuk kejahatan digital yang memanfaatkan psikologis korban. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran tim Intelijen Kejati Sulsel. Kejati mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi panggilan atau pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat, terutama jika permintaan tersebut tidak lazim atau datang dari nomor pribadi. Kejati Sulsel Hanya Gunakan Saluran Resmi untuk Komunikasi Soetarmi menekankan bahwa semua komunikasi resmi Kejati Sulsel dilakukan melalui mekanisme institusional dan tidak pernah meminta data sensitif, informasi keuangan, atau permintaan lain melalui WhatsApp pribadi yang tidak diverifikasi. Masyarakat diminta untuk waspada dan menghindari interaksi dengan nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau staf Kejati Sulsel. Outdoors penipuan suara AI Kajati Sulsel