Tergiur “Pembeli” Ngaku Aparat, Warga Pasuruan Kehilangan Truk Usai Tertipu Transfer Palsu Rp 227 Juta Annisa Pratiwi, January 17, 2026January 22, 2026 Warga Pasuruan Kehilangan Truk Usai Tertipu Transfer Palsu Pelaku Mengaku Aparat dan Menipu Korban Melalui Transaksi Online PASURUAN – Nor Ismail (30), warga Pasuruan, Jawa Timur, kehilangan satu unit truk senilai Rp 227 juta akibat penipuan modus transfer palsu. Kasus ini bermula ketika anggota keluarganya, Miftakhul Huda, memasang iklan penjualan dump truck Mitsubishi Canter HDV warna kuning bernopol S-9178-WG seharga Rp 230 juta pada Jumat (26/12/2025) melalui Facebook. Sehari kemudian, seorang pria yang mengaku bernama Rudi Sugianto menghubungi korban dan mengklaim sebagai anggota TNI yang bertugas di Surabaya. Korban Tergiur Janji Transfer dan Menyerahkan Truk Rudi menyepakati harga Rp 227 juta dan meminta truk diambil oleh seseorang yang diakuinya sebagai keponakan di Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Pelaku mengirimkan bukti transfer bank BNI melalui WhatsApp untuk meyakinkan korban. Namun ketika Nor Ismail memeriksa saldo melalui ATM setempat, dana tidak masuk, dan kartu ATM korban tiba-tiba terblokir. Pelaku berdalih sistem bank mengalami gangguan dan menyarankan korban mengecek ke Customer Service. Pihak bank kemudian mengonfirmasi bahwa tidak ada transaksi masuk dan kartu ATM telah diblokir sistem. Korban Melapor ke Polisi untuk Menindaklanjuti Penipuan Setelah menyadari menjadi korban penipuan, Nor Ismail melaporkan kejadian itu ke Mapolres Pasuruan. Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penipuan dengan modus transfer fiktif. Kepolisian telah menerima laporan sejak akhir Desember 2025 dan saat ini tim penyidik tengah menangani kasus tersebut. Joko memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan untuk mengungkap pelaku dan jaringan penipuan di balik modus transfer palsu tersebut. Outdoors penipuan transfer palsu Pasuruan