13 WN Jepang Sindikat Scam Online di Bogor Terancam Dideportasi Annisa Pratiwi, March 12, 2026 Imigrasi Tangkap 13 Warga Jepang Sindikat Scam Online di Bogor dan Siapkan Proses Deportasi Petugas Imigrasi Bogor menangkap 13 warga negara Jepang yang diduga menjalankan praktik penipuan atau scam online di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aparat kini memproses pemeriksaan intensif terhadap para pelaku yang berpotensi dideportasi ke negara asal mereka. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Brigjen Yuldi Yusman, menyampaikan bahwa proses deportasi masih menunggu koordinasi dengan pihak Konsulat Jepang. Menurutnya, perwakilan konsulat telah berkomunikasi dengan Kepala Kantor Imigrasi dan meminta perkembangan terbaru terkait hasil pemeriksaan. Ia menjelaskan bahwa pihak Jepang juga telah mengirim perwakilan untuk memantau perkembangan kasus tersebut. Namun, otoritas Jepang masih menunggu hasil pendalaman dari aparat imigrasi Indonesia sebelum proses pemulangan dilakukan. Yuldi menegaskan bahwa para pelaku nantinya akan dipulangkan ke Jepang. Setibanya di negara asal, kepolisian Jepang diperkirakan akan melanjutkan proses investigasi terhadap mereka. Imigrasi Mengembangkan Penyelidikan untuk Mengungkap Jumlah Korban Kepala Kantor Imigrasi Kelas IA Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, menyatakan bahwa penyidik masih memperluas penyelidikan terkait aktivitas penipuan tersebut. Tim penyidik berupaya mengungkap jumlah korban serta nilai kerugian yang dihasilkan dari praktik scam yang dijalankan oleh para tersangka. Menurut Ritus, aparat masih menelusuri jumlah dana yang berhasil diperoleh dari modus penipuan tersebut. Ia juga menyebut bahwa penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan skala operasi dan jaringan yang terlibat. Hasil pendalaman sementara menunjukkan bahwa target penipuan para pelaku merupakan warga negara Jepang. Karena itu, aparat juga berkoordinasi dengan pihak otoritas Jepang untuk memperdalam proses penyidikan. Petugas Menyita Seragam Polisi Jepang Palsu dan Perangkat Komunikasi Dalam pengungkapan kasus ini, petugas Imigrasi menemukan berbagai barang bukti yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi penipuan. Di antaranya terdapat atribut kepolisian Jepang berupa tanda pengenal dan seragam yang diduga palsu. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah perangkat komunikasi yang digunakan dalam aktivitas scam online. Peralatan tersebut meliputi router, alat penghilang sinyal, serta berbagai perangkat digital lainnya. Petugas juga menemukan dokumen digital yang berisi skrip percakapan dan panduan operasional yang diduga digunakan untuk menjalankan penipuan. Dokumen tersebut memperlihatkan pola komunikasi yang digunakan para pelaku saat menghubungi korban. Kasus ini memperlihatkan modus penipuan yang memanfaatkan identitas aparat penegak hukum untuk menipu korban. Aparat kini terus memperdalam penyelidikan guna mengungkap jaringan yang lebih luas di balik praktik scam tersebut. Outdoors wn jepang scam online bogor