Waspada Penipuan Catut Nama Bupati Sidoarjo Subandi Annisa Pratiwi, March 12, 2026 Penipu Mencatut Nama Bupati Sidoarjo Subandi dan Meminta Uang hingga Rp50 Juta Pelaku tak dikenal mencatut nama Bupati Sidoarjo, Subandi, untuk menjalankan aksi penipuan kepada warga. Pelaku menggunakan identitas palsu dan meminta uang hingga Rp50 juta melalui komunikasi telepon serta pesan WhatsApp. Kasus ini menimpa Ketua Lazisnu PCNU Sidoarjo, Dodi Dhiyauddin. Ia menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai asisten Bupati bernama “Pak Diky”. Percakapan tersebut menjadi awal dari upaya penipuan yang dilakukan pelaku. Tidak lama setelah pesan masuk, sekitar pukul 11.15 WIB, Dodi menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Bupati Subandi. Dalam percakapan itu, pelaku meminta agar pembicaraan dilakukan secara rahasia. Korban Menyadari Kejanggalan dan Menggagalkan Permintaan Transfer Dodi mulai mencurigai percakapan tersebut karena suara penelepon tidak sama dengan suara asli Bupati Subandi. Selain itu, pelaku berbicara dengan logat yang berbeda sehingga menimbulkan kecurigaan. Kecurigaan semakin kuat ketika pelaku mengirim nomor rekening bank untuk menerima transfer dana. Rekening tersebut tercatat atas nama Della Pujianti di Bank BRI dan tidak memiliki kaitan dengan pemerintah daerah maupun identitas Bupati. Karena menemukan sejumlah kejanggalan, Dodi akhirnya tidak melakukan transfer uang yang diminta pelaku. Ia memastikan dirinya tidak menjadi korban setelah menyadari modus penipuan tersebut. Bupati Subandi Menegaskan Nomor Telepon Pelaku Bukan Miliknya Menanggapi kejadian itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa nomor telepon yang digunakan pelaku bukan miliknya meskipun menggunakan foto profil dirinya. Ia memastikan nomor tersebut merupakan akun palsu yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Subandi kemudian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pesan atau telepon yang mengatasnamakan dirinya. Ia menegaskan bahwa setiap program bantuan pemerintah selalu melalui prosedur resmi yang jelas. Menurutnya, pemerintah tidak pernah meminta masyarakat mentransfer uang melalui komunikasi pribadi. Semua proses bantuan dilakukan melalui mekanisme resmi dan pengajuan proposal yang transparan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Mengimbau Warga Memverifikasi Informasi Menjelang Idulfitri, Subandi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang beredar. Ia meminta warga selalu melakukan verifikasi jika menerima pesan atau telepon yang mencurigakan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan telepon seluler secara bijak dan tidak mudah mempercayai permintaan uang dari pihak yang tidak jelas identitasnya. Dengan melakukan pengecekan melalui jalur resmi, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari tindak penipuan serupa. Outdoors penipuan catut nama bupati sidoarjo subandi