Disebut Gedung Pencakar Langit, tapi Kok Tingginya Cuma 12 Meter? Annisa Pratiwi, March 12, 2026 Gedung Newby-McMahon di Texas Dijuluki Pencakar Langit Terkecil di Dunia Bangunan bernama Newby-McMahon di Wichita Falls, Texas, Amerika Serikat, memicu keheranan banyak orang karena disebut sebagai gedung pencakar langit meski tingginya hanya sekitar 12 meter. Gedung ini memiliki tinggi sekitar 40 kaki, ukuran yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan standar gedung pencakar langit pada umumnya. Meski demikian, bangunan tersebut tetap terkenal karena kisah unik di balik pembangunannya. Banyak orang kemudian menjulukinya sebagai “gedung pencakar langit terkecil di dunia” karena perbedaan mencolok antara ekspektasi awal dan hasil akhirnya. Pada awal abad ke-20, Wichita Falls berkembang pesat setelah penemuan cadangan minyak di wilayah tersebut. Penemuan itu membuat ekonomi daerah melonjak dan banyak penduduk mendadak menjadi kaya. Pertumbuhan tersebut juga memicu kebutuhan ruang perkantoran baru di kota tersebut. Melihat peluang itu, seorang pengusaha minyak asal Philadelphia bernama J.D.D. McMahon menawarkan rencana pembangunan gedung pencakar langit baru di dekat gedung Newby yang sudah ada sebelumnya. Pengusaha Menggalang Dana Investor untuk Membangun Gedung Bertingkat Rencana pembangunan gedung perkantoran tersebut menarik perhatian sejumlah investor. McMahon berhasil meyakinkan mereka bahwa proyek tersebut akan menghadirkan gedung bertingkat modern yang mampu menampung banyak kantor. Dari penawaran itu, McMahon berhasil mengumpulkan dana sekitar US$200.000. Jika dihitung dengan nilai saat ini, jumlah tersebut setara dengan sekitar US$6,8 juta atau sekitar Rp114,7 miliar dengan kurs Rp16.871 per dolar AS. Namun, para investor tidak menyadari satu detail penting dalam rencana desain bangunan. Dokumen perencanaan sebenarnya mencantumkan tinggi bangunan sebesar 480 inci, bukan 480 kaki seperti yang mereka bayangkan. Kesalahan memahami satuan ukuran tersebut membuat bangunan yang dibangun hanya mencapai sekitar 40 kaki atau sekitar 12 meter. Ketinggian itu jauh dari gambaran gedung pencakar langit yang dijanjikan sebelumnya. Pengadilan Menolak Gugatan Investor Setelah Meneliti Desain Bangunan Setelah menyadari perbedaan besar antara rencana dan hasil pembangunan, para investor membawa kasus tersebut ke pengadilan. Mereka menilai proyek itu sebagai bentuk penipuan karena gedung yang berdiri tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Namun hakim menolak gugatan tersebut setelah meneliti dokumen desain bangunan. Dokumen resmi secara jelas menuliskan tinggi bangunan dalam satuan inci, bukan kaki. Karena itu, pengadilan menilai para investor lalai karena tidak memeriksa dokumen secara teliti. Masalah proyek ini tidak berhenti di situ. Perusahaan elevator yang semula terlibat dalam pembangunan akhirnya mengundurkan diri setelah mengetahui ukuran bangunan yang sebenarnya. Akibatnya, pengunjung harus menggunakan tangga luar untuk mencapai lantai atas gedung tersebut. Tangga interior kemudian ditambahkan, tetapi konstruksi itu memakan sekitar 25 persen ruang di dalam bangunan. Gedung Bersejarah Kini Menjadi Daya Tarik Wisata di Wichita Falls Gedung Newby-McMahon akhirnya selesai dibangun pada 1919. Namun tidak lama setelah itu, kejayaan industri minyak di Wichita Falls mulai meredup. Kondisi ekonomi kemudian semakin memburuk ketika Depresi Besar melanda Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat gedung ini sempat terbengkalai dan bahkan hampir dibongkar. Meski begitu, bangunan tersebut akhirnya tetap dipertahankan karena nilai sejarahnya. Kini gedung Newby-McMahon berdiri sebagai salah satu daya tarik wisata di Wichita Falls. Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung bangunan yang terkenal sebagai gedung pencakar langit terkecil di dunia tersebut. Outdoors gedung pencakar langit terkecil di dunia