Trik Gali Lubang Tutup Lubang Travel Kendari Bikin 29 Jemaah Umrah Telantar Annisa Pratiwi, March 12, 2026 Polisi Menangkap Pemilik Travel Kendari Setelah Menelantarkan 29 Jemaah Umrah di Jeddah Polisi menangkap pemilik biro perjalanan umrah PT Travelina Indonesia berinisial AK (28) setelah puluhan jemaah asal Kendari, Sulawesi Tenggara, terlantar di Jeddah, Arab Saudi. Aparat menduga pelaku menjalankan bisnis dengan pola gali lubang tutup lubang yang menyerupai skema ponzi. Kasus ini mencuat setelah 29 jemaah umrah dari perusahaan tersebut tidak mendapatkan fasilitas dasar setibanya di Jeddah pada Kamis, 14 Februari 2026. Para jemaah dilaporkan tidak memperoleh penginapan maupun makanan saat tiba di kota tersebut. Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari, Ipda Ariel Mogens Ginting, menjelaskan bahwa para jemaah akhirnya mendapatkan bantuan setelah Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama warga Kendari yang berada di Arab Saudi menemukan mereka. Wali kota bersama rombongan kemudian membantu memenuhi kebutuhan para jemaah dengan menanggung biaya kehidupan sementara hingga mereka mendapatkan tempat beristirahat. Polisi Mengungkap Kronologi Keberangkatan Jemaah Hingga Terlantar di Arab Saudi Ariel menjelaskan bahwa rombongan jemaah umrah dari Kendari awalnya berjumlah 64 orang saat berada di Jakarta. Namun proses keberangkatan mengalami kendala karena keterlambatan penerbitan visa. Akibat keterlambatan tersebut, tiket penerbangan seluruh jemaah akhirnya hangus. Pihak travel kemudian membeli tiket baru hanya untuk sebagian jemaah. Sebanyak 29 jemaah bersama satu pembimbing umrah akhirnya diberangkatkan ke Jeddah menggunakan tiket pengganti. Sementara itu, 35 jemaah lainnya memutuskan kembali ke Kendari dengan membeli tiket secara mandiri. Setibanya di Jeddah, 29 jemaah tersebut justru tidak mendapatkan fasilitas akomodasi maupun layanan lainnya dari pihak travel. Kondisi itu membuat mereka terlantar hingga akhirnya mendapat bantuan dari pemerintah daerah dan warga Indonesia yang berada di sana. Polisi Menangkap Pemilik Travel Setelah Menggelar Resepsi Pernikahan Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap AK di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, pada Minggu malam, 15 Februari 2026. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah pelaku menggelar resepsi pernikahannya. Ariel mengatakan aparat segera mengamankan pelaku karena banyak pihak yang mencarinya terkait kasus penelantaran jemaah umrah tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial, Wali Kota Kendari terlihat mendatangi para jemaah yang berada di depan sebuah hotel di Jeddah. Setelah melakukan diskusi dengan berbagai pihak, para jemaah akhirnya diperbolehkan masuk ke hotel untuk beristirahat. Sementara itu, dalam video lain terlihat AK keluar dari rumah yang telah dipenuhi warga sebelum akhirnya dibawa oleh aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Outdoors jemaah umrah terlantar kendari