Mengaku Santri Gus Dur, Pria Asal Pasuruan Tipu Warga Banyumas, Bawa Kabur Emas Puluhan Gram Annisa Pratiwi, March 24, 2026 Pria Asal Pasuruan Tipu Warga Banyumas dengan Modus Mengaku Santri Gus Dur RSD Bawa Kabur Emas Puluhan Gram Setelah Menipu Korban di Sokaraja Banyumas – Polisi menangkap RSD (56), pria asal Pasuruan, Jawa Timur, setelah diduga menipu seorang perempuan berinisial PW (57) di Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja, Banyumas. Pelaku mengaku sebagai kiai dan santri dari Gus Dur yang mampu menyembuhkan penyakit, lalu memanfaatkan kepercayaan korban untuk membawa kabur perhiasan emas seberat sekitar 53 gram dengan total nilai Rp 19,8 juta. Pelaku Menggunakan Mobil dan Pakaian Khas Santri untuk Meyakinkan Korban Peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/2/2026) pukul 09.30 WIB. RSD mendekati korban yang sedang berjalan kaki menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna silver. Ia mengenakan peci putih, baju koko putih, serban kotak-kotak, dan sarung untuk memperkuat penampilannya sebagai tokoh agama. Pelaku mengajak korban berbincang dan menawarkan pengobatan spiritual, kemudian meminta korban melepas gelang dan cincin emas untuk didoakan di dalam air. Setelah korban menyerahkan perhiasan, RSD menyuruhnya turun dari mobil dan langsung melarikan diri. Polisi Mengamankan Barang Bukti dan Menangkap Pelaku di Sragen Tim Resmob Polresta Banyumas berhasil menangkap RSD di Sragen, Jawa Tengah, setelah laporan korban. Polisi mengamankan mobil Toyota Avanza, pakaian yang digunakan pelaku, serta kuitansi pembelian perhiasan korban sebagai barang bukti. RSD juga tercatat sebagai residivis kasus penipuan serupa. Polisi Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan Serupa Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya kepada orang baru dikenal, terutama jika diminta menyerahkan uang atau perhiasan. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan tokoh agama atau pengobatan spiritual. RSD dijerat Pasal 492 KUHP dengan ancaman penjara hingga empat tahun. Outdoors penipuan santri Gus Dur Banyumas