Korban Investasi Bodong di Tenjo Bogor 43 Orang, Kerugian Capai Rp 1 M Annisa Pratiwi, April 9, 2026 Polisi Mengungkap 43 Korban Investasi Bodong di Tenjo Bogor dengan Kerugian Rp 1,1 Miliar Polisi mengungkap jumlah korban penipuan berkedok investasi sembako di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, mencapai 43 orang dengan total kerugian sekitar Rp 1,1 miliar. Kasus ini mencuat setelah para korban menyadari uang yang mereka investasikan tidak kembali sesuai janji. Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono menjelaskan bahwa jumlah korban kemungkinan bertambah karena sebagian dari mereka mengajak orang lain untuk ikut berinvestasi. Kondisi ini membuat jumlah korban berkembang secara berantai dalam waktu singkat. Korban Menginvestasikan Dana dengan Iming-iming Harga Murah dan Keuntungan Besar Para korban tergiur oleh penawaran investasi sembako seperti minyak goreng dan gula pasir dengan harga jauh di bawah pasaran. Pelaku menjanjikan keuntungan besar dengan skema penjualan yang tampak menguntungkan. Hendrik mengungkapkan bahwa nilai investasi setiap korban bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Beberapa korban bahkan menginvestasikan hingga Rp 200 juta, sementara rata-rata korban didominasi oleh perempuan. Pelaku memanfaatkan selisih harga untuk menarik minat korban, misalnya dengan menawarkan minyak goreng seharga Rp 30 ribu per kilogram saat harga pasar mencapai Rp 39 ribu. Setelah dana terkumpul dalam jumlah besar, pelaku justru melarikan diri. Warga Mendatangi Rumah Pelaku Setelah Menyadari Penipuan Kasus ini memicu reaksi warga yang kemudian mendatangi rumah terduga pelaku di kawasan Puri Tenjo pada Jumat siang, 26 Maret 2026. Aksi tersebut muncul sebagai bentuk kekecewaan setelah korban merasa tertipu. Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi. Petugas berupaya mencegah tindakan anarkis sekaligus menghindari potensi penjarahan karena pelaku sudah tidak berada di tempat. Polisi Mengarahkan Korban Menempuh Jalur Hukum dan Menjaga Situasi Kondusif Setelah situasi terkendali, polisi memberikan pemahaman kepada warga mengenai langkah hukum yang harus ditempuh. Petugas kemudian mengarahkan para korban untuk membuat laporan resmi di Polsek Tenjo. Upaya tersebut berhasil menjaga kondisi tetap aman hingga saat ini. Polisi memastikan proses penyelidikan terus berjalan dengan memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti tambahan. Selain itu, aparat juga mengantisipasi kemungkinan bertambahnya korban seiring berkembangnya kasus. Polisi berkomitmen menuntaskan penyelidikan sekaligus menjaga keamanan lingkungan agar tetap kondusif. Outdoors korban investasi bodong tenjo bogor