Penampakan Black Dollar Dipakai WN Liberia Tipu Pengusaha Korsel di Jakbar Annisa Pratiwi, April 9, 2026 Polisi Memperlihatkan Barang Bukti Black Dollar dalam Kasus Penipuan di Jakarta Barat Polisi memperlihatkan barang bukti berupa black dollar yang digunakan dalam kasus penipuan oleh tiga warga negara Liberia di Jakarta Barat. Kasus ini menjerat korban seorang pengusaha asal Korea Selatan yang sebelumnya telah melaporkan kerugian besar akibat praktik tersebut. Pantauan di Mapolres Metro Jakarta Barat pada Selasa, 31 Maret 2026, menunjukkan bahwa black dollar memiliki ukuran yang menyerupai uang dolar asli. Namun, kertas tersebut berwarna hitam dan tidak memiliki nilai sebagai alat pembayaran. Polisi Menjelaskan Cara Pelaku Meyakinkan Korban dengan Demonstrasi Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Raden Dwi Kennardi menjelaskan bahwa pelaku menggunakan trik khusus untuk meyakinkan korban. Mereka memperagakan proses pencucian black dollar menggunakan cairan tertentu agar terlihat seperti uang asli. Dalam tahap awal, pelaku mencuci uang senilai USD 3.300 dan berhasil membuatnya tampak asli. Dari jumlah tersebut, pelaku memberikan USD 300 kepada korban untuk ditukarkan ke money changer sebagai bukti bahwa metode tersebut berhasil. Langkah ini membuat korban semakin percaya karena uang tersebut benar-benar dapat ditukar menjadi rupiah. Korban Mencoba Membuktikan Sendiri dan Menemukan Penipuan Setelah transaksi berjalan, korban mulai mencoba mencuci sisa black dollar menggunakan cairan yang diberikan pelaku. Namun, hasilnya tidak sesuai dengan yang diperagakan sebelumnya. Korban menemukan bahwa sebagian besar black dollar tersebut hanyalah kertas hitam biasa dan tidak dapat berubah menjadi uang asli. Upaya korban untuk mengulangi proses pencucian juga tidak membuahkan hasil. Temuan tersebut akhirnya mengungkap bahwa metode yang ditunjukkan pelaku hanyalah rekayasa untuk menipu dan membangun kepercayaan. Polisi Mengungkap Modus Lama yang Kembali Digunakan Pelaku Polisi menegaskan bahwa modus black dollar merupakan bentuk penipuan lama yang kembali digunakan dengan pola serupa. Pelaku biasanya mengklaim bahwa uang asli sengaja dilapisi zat hitam untuk menghindari pemeriksaan Bea Cukai. Melalui narasi tersebut, pelaku mencoba meyakinkan korban bahwa uang tersebut dapat dipulihkan menjadi dolar asli dengan bantuan cairan kimia tertentu. Padahal, pada kenyataannya, benda tersebut hanyalah kertas biasa yang tidak memiliki nilai. Saat ini, polisi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, yakni SDT, IDK, dan PL yang masih berstatus buron. Penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian kejahatan yang dilakukan para pelaku. Outdoors penampakan black dollar jakarta barat