Bagaimana Sistem Investasi Kripto yang Bikin Timothy Ronald Dilaporkan Dugaan Penipuan? Annisa Pratiwi, January 18, 2026January 22, 2026 Sistem Investasi Kripto yang Menyeret Timothy Ronald ke Laporan Dugaan Penipuan Kasus dugaan penipuan investasi kripto kembali mencuat setelah influencer keuangan Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut diajukan oleh sejumlah pihak yang mengaku sebagai anggota Akademi Crypto, komunitas edukasi kripto yang didirikan Timothy bersama rekannya, Kalimasada. Para pelapor menyebut total kerugian mencapai lebih dari Rp 200 miliar dengan jumlah korban sekitar 3.500 orang. Proses hukum terus berjalan seiring pemeriksaan korban oleh kepolisian. Salah satu pelapor, Younger, memberikan keterangan selama tujuh jam kepada penyidik pada Selasa (13/1/2026) di Polda Metro Jaya. Dalam pemeriksaan tersebut, Younger memaparkan kronologi kerugian pribadi yang mencapai sekitar Rp 3 miliar. Korban Mengaku Tergiur Gaya Hidup dan Promosi di Media Sosial Younger menjelaskan bahwa ketertarikannya bermula dari unggahan Timothy Ronald di Instagram. Ia mengaku terpengaruh oleh konten yang menampilkan keberhasilan investasi kripto dalam waktu singkat, termasuk kepemilikan mobil mewah di usia muda. Paparan tersebut mendorong Younger untuk bergabung dengan Akademi Crypto dan mengikuti arahan investasi yang diberikan. Setelah bergabung, korban mengaku diarahkan untuk mengikuti strategi tertentu dalam membeli dan menahan aset kripto. Namun, seiring waktu, nilai aset yang dimiliki justru anjlok dan tidak sesuai dengan janji keuntungan yang sebelumnya disampaikan. Perencana Keuangan Menjelaskan Cara Kerja Investasi Kripto Perencana Keuangan Independen Andy Nugroho menjelaskan bahwa investasi kripto pada dasarnya merupakan aktivitas membeli aset digital dengan harapan memperoleh keuntungan dari kenaikan harga. Investor membeli kripto di harga tertentu, lalu menjualnya kembali ketika nilainya naik dan mencairkan keuntungan melalui platform resmi. Andy menegaskan bahwa sistem ini sah selama dilakukan melalui aplikasi perdagangan kripto yang legal dan transparan. Risiko kerugian tetap ada karena fluktuasi harga, namun kerugian tidak boleh disamarkan sebagai kegagalan teknis atau janji imbal hasil pasti. Otoritas Mengusut Dugaan Penyimpangan Sistem Investasi Polda Metro Jaya kini mendalami apakah sistem investasi yang ditawarkan mengandung unsur penyesatan, termasuk klaim keuntungan tidak wajar dan pola ajakan yang menyerupai skema penipuan. Aparat menelusuri peran pengelola komunitas, mekanisme edukasi, serta alur dana para anggota untuk memastikan ada atau tidaknya tindak pidana. Outdoors sistem investasi kripto Timothy Ronald