Waspada Modus TNI Gadungan, Mobil Warga Pasuruan Raib Usai Dikirim Bukti Transfer Palsu Annisa Pratiwi, January 17, 2026January 22, 2026 Warga Pasuruan Kehilangan Mobil Setelah Tertipu TNI Gadungan Jayudi Menyerahkan Mobil Honda Brio Setelah Terpercaya Identitas Palsu PASURUAN – Jayudi (51), warga Dusun Pekunten, Desa Bajangan, Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan, menjadi korban penipuan setelah menjual mobil Honda Brio miliknya. Pelaku mengaku sebagai anggota TNI dan menggunakan bukti transfer palsu sehingga Jayudi menyerahkan mobil beserta dokumen kendaraan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025, dan kini kasusnya tengah diselidiki Polres Pasuruan Kota. Pelaku Menghubungi Korban Lewat Facebook dan Mengirim Utusan Kasus bermula ketika Jayudi mengunggah iklan penjualan mobil Brio tahun 2016 warna abu-abu di Facebook. Pelaku yang mengaku bernama Andriyanto Kobandana menghubungi korban dan mengklaim berdinas di Kodim Surabaya. Keesokan harinya, pelaku mengirim utusan bernama Yayan ke rumah Jayudi untuk memeriksa kondisi fisik kendaraan. Setelah pemeriksaan, keduanya sepakat menjual mobil seharga Rp 86 juta. Korban Tertipu Bukti Transfer dan Menyerahkan Mobil Pelaku kemudian mengirim tangkapan layar bukti transfer ke rekening atas nama Iskandar, rekan korban, sebagai tanda pelunasan. Jayudi memeriksa saldo melalui ATM dan mendapati rekening tersebut terblokir, namun Yayan meyakinkan korban dengan menunjukkan Kartu Tanda Anggota TNI. Karena percaya, Jayudi menyerahkan kunci mobil beserta STNK dan BPKB. Pelaku Mengaku Salah Transfer dan Meminta Uang Tambahan Kecurigaan Jayudi terbukti pada Jumat, 2 Januari 2026, ketika pelaku kembali menghubungi korban dan mengaku melakukan salah transfer sebanyak tiga kali. Pelaku bahkan meminta korban mengirim Rp 6 juta untuk biaya pengobatan ibunya. Setelah pengecekan lebih lanjut, tidak ada dana yang masuk ke rekening Iskandar, sehingga korban mengalami kerugian total Rp 92 juta. Polisi Pasuruan Menyelidiki Kasus dan Amankan Barang Bukti Satreskrim Polres Pasuruan Kota kini mendalami kasus tersebut dan telah mengamankan barang bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp dan foto dokumen kendaraan. Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melakukan transaksi jual beli online dan tidak mudah percaya pada identitas profesi tertentu sebelum dana benar-benar masuk ke rekening pribadi. Outdoors penipuan TNI gadungan Pasuruan