Waspada Mobil Bekas, Lampu Indikator Bisa Direkayasa Annisa Pratiwi, January 17, 2026January 22, 2026 Waspada Mobil Bekas, Lampu Indikator Sering Dimanipulasi Manipulasi Lampu Indikator Menipu Pembeli dan Bahayakan Keselamatan JAKARTA – Pasar mobil bekas tetap menjadi pilihan banyak masyarakat karena harganya lebih terjangkau dibanding mobil baru. Namun, beberapa mobil bekas menyimpan risiko tersembunyi, terutama terkait sistem keselamatan. Praktik manipulasi lampu indikator di panel instrumen masih sering terjadi dan berpotensi menyesatkan pembeli yang awam. Gazoel Amin, pemilik jasa inspeksi Bantu Cek, menjelaskan bahwa praktik ini umumnya dilakukan untuk menutupi riwayat kerusakan kendaraan, terutama akibat kecelakaan. Ia menambahkan, pelaku manipulasi menggunakan berbagai cara, mulai menutup lampu indikator dengan cat hingga merekayasa kelistrikan agar lampu terlihat normal. “Indikator itu ada yang ditambal pakai cat, ada juga yang dijamper supaya bisa mati dan menyala seolah-olah normal. Tujuannya jelas, biar mobil cepat laku dan pembeli tidak curiga,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2025). Penutupan Lampu Airbag Menutupi Kerusakan Serius Indikator airbag menjadi salah satu yang paling sering dimanipulasi. Lampu ini menyala ketika sistem mendeteksi gangguan atau airbag pernah mengembang akibat benturan keras. Dalam beberapa kasus, airbag yang sudah mengembang tidak diganti, melainkan dicopot tanpa perbaikan standar. Gazoel menegaskan, menutup indikator airbag menunjukkan kemungkinan mobil pernah mengalami tabrakan serius. “Airbag yang sudah mengembang seharusnya diganti karena tidak bisa dipakai lagi,” katanya. Selain airbag, indikator ABS juga sering dimanipulasi. Lampu indikator ABS yang mati dapat menutupi kerusakan sistem pengereman atau kaki-kaki akibat benturan. Padahal, ABS berperan langsung dalam keselamatan berkendara. Pembeli Awam Harus Memeriksa Mobil Secara Menyeluruh Gazoel menekankan bahwa banyak pembeli awam hanya melihat tampilan luar kendaraan tanpa memeriksa sistem keselamatan secara mendalam. Akibatnya, mobil bermasalah tetap dibeli dan digunakan dalam kondisi berisiko. Ia menyarankan calon pembeli meminta bantuan ahli atau pihak yang memahami teknis kendaraan untuk inspeksi menyeluruh. “Mobil bekas yang bagus memang banyak, tapi membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Jangan tergiur tampilan rapi atau harga murah, tapi mengorbankan keselamatan,” ujarnya. Outdoors lampu indikator mobil bekas