Zainal Arifin Mochtar Ungkap Isi Teror Penangkapan lewat Telepon, OTK Mengaku Polisi Annisa Pratiwi, January 17, 2026January 22, 2026 Zainal Arifin Mochtar Terima Teror Telepon dari Orang Tak Dikenal yang Mengaku Polisi Zainal Arifin Mochtar Ungkap Ancaman Penangkapan Lewat Telepon YOGYAKARTA – Guru Besar Hukum Kelembagaan Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengaku menerima teror telepon dari orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi melalui panggilan dari nomor +6283817941429, yang menghubunginya pada Jumat (2/1/2026). Zainal pertama kali membeberkan kejadian ini melalui akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar. Penelepon Mengaku Polisi dan Memaksa Zainal Datang ke Kantor Dalam unggahannya, Zainal menuturkan bahwa penelepon mengaku dari Polresta Yogyakarta dan meminta ia segera datang ke kantor polisi sambil membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Penelepon itu juga mengancam akan menahan Zainal jika ia tidak menuruti permintaan tersebut. Zainal menjelaskan bahwa suara penelepon sengaja diberatkan untuk menimbulkan kesan berwibawa. “Jika tidak (menghadap), akan segera melakukan penangkapan,” kata Zainal menirukan ucapan orang tak dikenal itu. Zainal Menilai Teror Sebagai Penipuan Berulang Zainal menyebut bahwa ini merupakan kali kedua ia menerima teror dengan ancaman serupa. Ia mengaku tidak terlalu menanggapi serius, hanya menertawakan dan mematikan ponsel sebelum kembali bekerja. Menurut Zainal, praktik penipuan seperti ini kerap terjadi di Indonesia tanpa penanganan serius dari pihak berwenang. Ia menyoroti lemahnya pengawasan terhadap telepon penipuan yang bisa menakut-nakuti warga dan memperjualbelikan data pribadi. Zainal Kritik Kebebasan Penipu Berkedok Polisi Pengalaman Zainal menimbulkan perhatian terkait praktik penipuan yang mengatasnamakan polisi. Ia menegaskan, tindakan intimidasi melalui telepon tidak hanya meresahkan masyarakat tetapi juga memperlihatkan celah hukum yang memungkinkan penipu beroperasi bebas. Zainal mengingatkan bahwa ancaman seperti ini tidak akan efektif terhadap orang yang mengetahui modus penipuan tersebut. Outdoors Zainal Arifin Mochtar teror telepon