Guru Besar UGM Zainal Arifin Mocthar Dapat Teror Telepon Ancaman Penangkapan Annisa Pratiwi, January 17, 2026January 22, 2026 Guru Besar UGM Zainal Arifin Mocthar Terima Teror Telepon Ancaman Penangkapan Zainal Arifin Mocthar Ungkap Teror dari Nomor Tak Dikenal JAKARTA – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mocthar mengaku menerima teror telepon dari orang tidak dikenal. Teror ini ia ungkap melalui akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar, Jumat (2/1/2026). Dalam unggahannya, Zainal menyebut nomor telepon +62 838 17941429 menghubunginya dan mengaku dari Polresta Jogjakarta, meminta ia segera menghadap serta membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Telepon Mengancam Penangkapan dengan Nada Otoritatif Uceng, sapaan akrab Zainal, menulis dalam unggahan bahwa penelepon mengancam akan melakukan penangkapan jika ia tidak mengindahkan perintah tersebut. Ia menambahkan bahwa suara telepon sengaja diberatkan untuk menimbulkan kesan berwibawa. Zainal mengaku bukan kali pertama menerima teror semacam ini, karena sebelumnya ia juga pernah dihubungi dengan nada ancaman yang sama. Meskipun demikian, ia memilih tidak menanggapi serius dan langsung mematikan ponsel. Zainal Arifin Kritik Praktik Penipuan Berkedok Polisi Dalam pernyataannya, Zainal menilai tindakan teror ini merupakan bentuk penipuan yang meresahkan masyarakat. Ia menyoroti kebebasan pelaku penipuan yang hampir tidak pernah ditindak serius, sementara data pribadi masyarakat bisa diperjualbelikan. Zainal menegaskan, ancaman semacam ini tidak akan mempengaruhinya dan mengingatkan para pelaku agar tidak menyalahgunakan citra polisi untuk menakut-nakuti orang lain. Kasus Teror Aktivis dan Influencer Menjadi Sorotan Teror terhadap Zainal sejalan dengan rentetan ancaman yang menimpa aktivis dan influencer lain. Aktivis lingkungan Iqbal Damanik dan beberapa influencer, termasuk DJ Donny, Sherly Annavita, dan Virdian, menerima pesan ancaman bernada intimidasi. DJ Donny bahkan mengalami dua insiden teror di rumahnya dalam tiga hari terakhir, pertama dengan dikirimi bangkai ayam dan kedua dilempari bom molotov. Donny telah melaporkan kejadian itu ke Mapolda Metro Jaya dengan nomor registrasi STTLP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Outdoors Zainal Arifin Mocthar teror telepon