Polri Imbau Masyarakat Waspada Penipuan-Judi Bola Jelang Piala Dunia 2026 Annisa Pratiwi, May 8, 2026 Polri Tingkatkan Kewaspadaan Publik terhadap Penipuan dan Judi Bola Menjelang Piala Dunia 2026 Polri Mengingatkan Masyarakat Agar Segera Melaporkan Dugaan Penipuan Menjelang bergulirnya ajang FIFA World Cup 2026 pada Juni mendatang, Kepolisian Negara Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi kejahatan. Aparat menilai momentum turnamen sepak bola terbesar dunia itu berpotensi dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, termasuk melalui penjualan tiket nonton bareng palsu. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan masyarakat harus segera melapor apabila menemukan indikasi penipuan. Ia menegaskan kepolisian telah menyediakan layanan pengaduan melalui nomor darurat 110 agar masyarakat dapat menyampaikan laporan secara cepat. Menurut Trunoyudo, partisipasi publik sangat penting untuk mencegah kerugian yang lebih luas. Karena itu, Polri meminta masyarakat tidak ragu memanfaatkan jalur resmi saat menemukan aktivitas mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan kegiatan nonton bareng atau penjualan tiket. Polri Menyiapkan Pengawasan Khusus untuk Aktivitas Nonton Bareng Selain membuka akses pelaporan, Polri juga mempertimbangkan pembentukan kanal pengaduan khusus selama pelaksanaan kegiatan nonton bareng berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh penyelenggara kegiatan telah terdaftar dan dapat diawasi secara maksimal. Melalui pengawasan yang lebih terstruktur, aparat berharap potensi penipuan berkedok acara nobar dapat ditekan sejak awal. Polri juga menilai sistem pengawasan yang jelas akan membantu masyarakat menikmati pertandingan dengan aman. Polri Mengajak Publik Menolak Judi Bola Selama Turnamen Berlangsung Di sisi lain, Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik judi bola yang biasanya meningkat saat kompetisi besar berlangsung. Aparat menilai aktivitas ilegal tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat memicu tindak pidana lain yang merugikan masyarakat. Karena itu, Polri mengajak seluruh penggemar sepak bola untuk menikmati pertandingan dengan semangat sportivitas. Aparat berharap antusiasme masyarakat terhadap FIFA World Cup 2026 tetap berjalan positif tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Sebagai informasi, FIFA World Cup 2026 akan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dengan tiga negara tuan rumah, yakni Canada, Mexico, dan United States. Outdoors Polri imbau waspada penipuan Piala Dunia 2026