Modus Top Up, Pemilik Konter HP di Cililin Jadi Sasaran Uang Palsu Annisa Pratiwi, May 8, 2026 Pelaku Gunakan Modus Top Up dan Edarkan Uang Palsu di Konter HP Cililin Pemilik Konter Melayani Transaksi Top Up dari Konsumen Tak Dikenal Kasus dugaan peredaran uang palsu terjadi di sebuah konter handphone yang berada di Jalan Radio, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Seorang pria yang berpura-pura menjadi pelanggan diduga mencoba menjalankan aksinya dengan memanfaatkan layanan isi ulang dompet digital. Peristiwa tersebut dialami Tahtan (46) dan istrinya, Ani Hadianti (38), saat keduanya menjaga konter pada Sabtu malam, 2 Mei 2026. Saat itu, seorang pria datang seperti pelanggan biasa dan meminta pengisian saldo dompet digital senilai Rp500 ribu. Tanpa menaruh kecurigaan di awal, korban kemudian memproses transaksi sesuai permintaan pelanggan tersebut. Setelah saldo berhasil masuk, pelaku menyerahkan uang tunai sebagai pembayaran dengan pecahan Rp50 ribu. Korban Mencurigai Tekstur Uang dan Meminta Pelaku Membatalkan Transaksi Setelah menerima uang dari pelanggan tersebut, korban mulai merasakan kejanggalan. Tahtan merasa tekstur uang yang diterimanya berbeda dari uang asli pada umumnya. Karena merasa curiga, korban segera memeriksa lembaran uang tersebut lebih teliti. Kecurigaan semakin kuat hingga korban meminta pelaku untuk membatalkan transaksi top up yang sebelumnya sudah diproses. Pelaku yang masih berada di lokasi akhirnya menyetujui permintaan tersebut. Namun, dalam proses pengembalian saldo, pelaku hanya mengembalikan sebagian dana yang sudah masuk, yaitu sebesar Rp200 ribu, lalu mengambil kembali uang yang diduga palsu sebelum meninggalkan lokasi dengan cepat. Polisi Menyelidiki Dugaan Peredaran Uang Palsu di Wilayah Cililin Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan peredaran uang palsu di wilayah Cililin. Menurut hasil pemeriksaan awal, uang yang diduga palsu tidak seluruhnya berjumlah Rp500 ribu, melainkan sekitar Rp200 ribu. Meski begitu, aparat tetap mendalami kemungkinan adanya upaya peredaran uang palsu dengan modus transaksi digital. Saat ini kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menelusuri identitas pelaku. Polisi juga berupaya memastikan apakah pelaku telah menjalankan modus serupa di lokasi lain di Kabupaten Bandung Barat. Outdoors Uang palsu Cililin