Viral Pasutri Gagal Gelar Akikah gegara Ditipu, Pelaku Ngaku Asisten Ustaz Annisa Pratiwi, May 8, 2026 Pasutri di Malaysia Gagal Menggelar Akikah Setelah Pelaku Menyamar sebagai Asisten Ustaz Korban Menyiapkan Acara Akikah Sejak Lama untuk Putra Pertama Pasangan suami istri di Malaysia harus menelan kekecewaan mendalam setelah rencana menggelar akikah untuk putra pertama mereka gagal terlaksana akibat dugaan penipuan. Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah korban membagikan pengalamannya melalui media sosial. Korban bernama Atiqullah Syah Raja Azman Syah, yang akrab disapa Atiq Azman, mengungkap bahwa dirinya bersama keluarga telah menyiapkan acara tersebut jauh-jauh hari. Akikah itu dirancang menjadi momen spesial bagi keluarga kecil mereka sekaligus menjadi perayaan penting untuk sang buah hati. Namun, rencana yang sudah disusun dengan matang mendadak berantakan setelah korban mengetahui seluruh persiapan acara ternyata melibatkan pihak yang diduga melakukan penipuan. Pelaku Menyamar sebagai Pengelola Gedung dan Mengaku Dekat dengan Tokoh Agama Berdasarkan pengakuan korban, pelaku diketahui merupakan seorang perempuan berusia 26 tahun. Untuk mendapatkan kepercayaan, pelaku mengaku sebagai pengelola gedung acara sekaligus event planner yang memiliki jaringan luas. Tidak berhenti di situ, pelaku juga mengklaim bekerja sebagai asisten pribadi dari pendakwah ternama, Ustaz Wadi Annuar. Dengan identitas tersebut, pelaku berhasil membangun kepercayaan korban. Korban mengaku semakin yakin setelah pelaku turut mencatut nama sejumlah tokoh publik, termasuk penyiar radio, untuk memperkuat cerita yang disampaikan. Korban Melunasi Biaya Acara Sebelum Menyadari Lokasi Tidak Pernah Ada Setelah merasa yakin, Atiq dan keluarganya mulai menyelesaikan berbagai pembayaran yang diminta pelaku. Korban bahkan telah melunasi hampir seluruh biaya operasional acara, termasuk kebutuhan tempat dan persiapan lainnya. Namun, seiring mendekati hari pelaksanaan, korban mulai menemukan sejumlah kejanggalan. Setelah melakukan pengecekan lebih lanjut, mereka akhirnya menyadari gedung yang dijanjikan ternyata tidak pernah tersedia seperti yang disampaikan pelaku. Kondisi tersebut membuat acara akikah yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan berubah menjadi pengalaman pahit bagi keluarga. Korban Melapor ke Polisi dan Mengajak Masyarakat Lebih Waspada Tidak tinggal diam, Atiq langsung melaporkan kasus tersebut ke kantor polisi di Seremban, Malaysia. Langkah hukum itu diambil agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atiq mengaku kerugian materi masih bisa digantikan, namun rasa kecewa keluarganya, terutama sang istri yang sudah menantikan acara tersebut sejak masa kehamilan, menjadi pukulan paling berat. Melalui kisah yang ia bagikan, Atiq berharap masyarakat lebih berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan tokoh agama atau figur publik untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Outdoors Penipuan akikah Malaysia