Polda Jatim Usut Dugaan Arisan Bodong yang Promosinya Melibatkan Selebgram Annisa Pratiwi, August 8, 2026 Surabaya – Polda Jawa Timur mengusut dugaan penipuan berkedok arisan bodong yang diduga melibatkan seorang selebgram dalam kegiatan promosinya. Sejumlah korban dari Bali hingga Surabaya telah melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Kasus ini mencuat setelah penyelenggara arisan diduga menawarkan keuntungan tinggi dalam jangka waktu tertentu. Untuk menarik kepercayaan calon peserta, pihak penyelenggara juga disebut menggunakan nama pengacara atau kuasa hukum dalam menjalankan skemanya. Pelaku Diduga Menarik Peserta dengan Janji Keuntungan Tinggi Informasi yang dihimpun menyebutkan pengelola arisan menawarkan imbal hasil yang menggiurkan kepada masyarakat. Selain menjanjikan keuntungan, mereka juga diduga menampilkan gaya hidup mewah atau flexing untuk meningkatkan kepercayaan calon peserta. Strategi tersebut kemudian menarik sejumlah orang untuk mengikuti arisan. Namun, persoalan muncul ketika peserta mulai mempertanyakan dana dan keuntungan yang mereka harapkan. Laporan dari sejumlah korban akhirnya masuk ke Polda Jatim. Para korban tersebut berasal dari beberapa wilayah, termasuk Bali dan Surabaya. Polda Jatim Memeriksa Terlapor dan Sejumlah Saksi Dirressiber Polda Jatim Kombes Bimo Ariyanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai dugaan arisan bodong tersebut. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan dengan memeriksa pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. “Benar, Mas, laporan sudah kami tindaklanjuti. Para terlapor dan para saksi juga telah kami periksa. Dalam waktu dekat akan kami sampaikan perkembangannya,” ujar Bimo saat dikonfirmasi pada Jumat, 7 Agustus 2026. Penyidik masih mendalami rangkaian dugaan penipuan tersebut. Polisi juga belum membeberkan secara rinci peran selebgram yang disebut ikut mempromosikan arisan. Polisi Segera Menetapkan Tersangka dalam Kasus Arisan Bodong Bimo menyampaikan bahwa penyidik dalam waktu dekat akan mengamankan tersangka dalam perkara tersebut. Meski demikian, polisi belum menjelaskan secara spesifik mengenai jumlah tersangka, motif, peran masing-masing pihak, maupun total korban yang mengalami kerugian. Polda Jatim masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian kasus. Polisi juga akan menyampaikan perkembangan perkara setelah proses pemeriksaan dan pendalaman menemukan bukti yang cukup. Outdoors arisan bodong melibatkan selebgram