Nenek 80 Tahun Diduga Jual Air Sungai dalam Botol Mineral Selama 30 Tahun Annisa Pratiwi, August 8, 2026 Seorang perempuan berusia 80 tahun di Shanghai, China, diduga menjual air keran dan air sungai dalam botol bekas yang ia pasarkan sebagai air mineral. Praktik tersebut kembali terungkap setelah seorang wisatawan merasa curiga dengan air yang ia beli di sekitar sebuah taman satwa. Kasus itu mencuat pada 29 Juli setelah wisatawan membeli dua botol air seharga 10 yuan atau sekitar Rp26 ribu. Setelah meminumnya, wisatawan tersebut merasakan rasa air yang berbeda dari air mineral pada umumnya. Kecurigaan semakin kuat ketika wisatawan memeriksa kedua botol tersebut. Ia menemukan tanggal produksi yang berbeda pada masing-masing kemasan. Satu botol mencantumkan September 2025, sedangkan botol lainnya menunjukkan Februari 2024. Wisatawan Menemukan Kejanggalan pada Botol Air Temuan tersebut membuat wisatawan menduga penjual telah mengisi ulang botol bekas. Media setempat kemudian memberitakan bahwa perempuan lansia tersebut diduga mengambil air dari keran atau sungai, lalu memasukkannya ke dalam botol bekas sebelum menjualnya kembali. Menurut laporan Mothership, praktik serupa sebenarnya sudah beberapa kali mendapat perhatian. Media di China pernah memberitakan kasus tersebut pada September 2025 setelah menemukan air yang tampak keruh dan memiliki endapan di dalam botol. Meski begitu, aktivitas tersebut disebut telah berlangsung selama sekitar 30 tahun. Aparat setempat juga telah berulang kali memperingatkan perempuan tersebut agar menghentikan penjualan air yang diduga tidak memenuhi standar keamanan. Aparat Kesulitan Menghentikan Penjualan Air Petugas menghadapi kendala ketika berusaha menertibkan perempuan tersebut. Setiap kali aparat mencoba menghentikan aktivitasnya, perempuan itu disebut memilih berbaring di tanah sehingga proses penertiban menjadi sulit. Selain persoalan ketertiban, praktik tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan pangan. Air sungai dapat mengandung berbagai mikroorganisme dan kontaminan yang berisiko bagi kesehatan apabila seseorang mengonsumsinya tanpa pengolahan yang sesuai. Pihak berwenang akhirnya berencana berkoordinasi dengan otoritas di daerah tempat perempuan tersebut tinggal. Langkah tersebut bertujuan menghentikan praktik penjualan air dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Outdoors nenek jual air sungai