Pelajar di Pamekasan Ditipu Modus Minta Antar, Motor Dibawa Kabur Annisa Pratiwi, May 1, 2026 Pelaku Modus Minta Antar Tipu Pelajar di Pamekasan dan Bawa Kabur Sepeda Motor Pelaku Hentikan Korban dan Minta Diantar Saat Pulang Sekolah Seorang pelajar di Pamekasan menjadi korban penipuan dengan modus meminta diantar oleh orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/4/2026) siang saat korban pulang sekolah di wilayah Pademawu. Pelaku yang diketahui seorang perempuan menghentikan korban di jalan sepi di Dusun Asam Pitu, Desa Pademawu Barat. Saat itu, korban bernama Adam, warga Dusun Tengginah, Desa Pademawu Timur, sedang berboncengan dengan temannya. Pelaku Pura-pura Meminta Tolong untuk Mengelabui Korban Pelaku mendekati korban dengan mengenakan masker dan berpura-pura membutuhkan bantuan. Ia meminta korban untuk mengantarkannya ke sebuah kos-kosan. Karena merasa iba, korban kemudian menurunkan temannya dan bersedia mengantar pelaku. Situasi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Korban yang tidak menaruh curiga tetap melanjutkan perjalanan bersama pelaku. Pelaku Ambil Alih Kendaraan dan Langsung Kabur Tinggalkan Korban Di tengah perjalanan, pelaku meminta korban berhenti dengan alasan ingin bergantian mengemudi. Dalam momen tersebut, pelaku diduga memanfaatkan kondisi korban hingga kehilangan kendali situasi. Setelah berhasil mengambil alih sepeda motor, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut dan meninggalkan korban seorang diri di lokasi kejadian. Warga Sebarkan Rekaman CCTV dan Laporkan Kasus ke Polisi Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV milik warga sekitar. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di masyarakat sebagai upaya untuk mengidentifikasi pelaku. Keluarga korban segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pademawu. Pihak kepolisian langsung meminta keterangan dari korban untuk mendalami kasus tersebut. Polisi Lakukan Penyelidikan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kapolsek Pademawu, Iptu Sutikno, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Sementara itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus kejahatan serupa. Warga diminta untuk tidak mudah percaya kepada orang asing, terutama di lokasi sepi yang rawan tindak kriminal. Outdoors penipuan modus minta antar Pamekasan