Polisi Gadungan Rampas Ponsel Pelajar di Pakis Malang Annisa Pratiwi, April 15, 2026 Polisi Gadungan Menipu dan Merampas Ponsel Pelajar di Pakis Malang Pelaku menghentikan korban dengan modus razia lalu lintas palsu Malang — Aksi penipuan dengan modus menyamar sebagai anggota kepolisian terjadi di Jalan Raya Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu, 12 April 2026. Seorang pria tak dikenal berhasil menipu dua pelajar MTs Negeri 7 Malang dan merampas ponsel milik mereka. Peristiwa ini bermula ketika kedua korban yang mengendarai sepeda motor Honda CRF dihentikan oleh pelaku yang mengendarai Yamaha Mio merah bernomor polisi N-4692-CH. Pelaku kemudian berpura-pura melakukan razia lalu lintas dan menegur korban dengan nada tegas. Ia menuduh korban melanggar aturan karena tidak mengenakan helm serta menggunakan knalpot tidak standar. Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat membuka jaket hitamnya dan memperlihatkan rompi hijau bertuliskan “Polisi”. Pelaku mengancam membawa motor korban dan meminta ponsel sebagai jaminan Setelah itu, pelaku mengancam akan membawa kendaraan korban ke Polres Malang yang berada di kawasan Soekarno-Hatta. Dalam situasi tertekan, korban diminta pulang untuk mengambil surat tanda nomor kendaraan sebagai syarat pengurusan. Namun, sebelum korban pergi, pelaku meminta ponsel mereka sebagai jaminan sementara. Kedua pelajar yang masih duduk di kelas 8 tersebut akhirnya menuruti permintaan itu karena percaya dengan identitas pelaku. Ketika korban kembali ke lokasi dengan membawa dokumen kendaraan, pelaku sudah tidak berada di tempat. Mereka pun menyadari telah menjadi korban penipuan. Polisi mengumpulkan bukti dan memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV Kapolsek Pakis AKP Suyanto membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah bukti. Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Dari rekaman tersebut, terlihat pelaku mengenakan celana panjang cokelat krem, jaket hitam, dan helm hitam saat beraksi. Suyanto menegaskan bahwa timnya terus melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang telah dikumpulkan. Polisi juga berupaya melacak identitas pelaku melalui kendaraan yang digunakan. Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap oknum palsu Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan remaja, agar lebih berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai petugas tanpa menunjukkan identitas resmi. Polisi menekankan pentingnya memastikan keaslian identitas sebelum menyerahkan barang berharga. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta. Polisi meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kendaraan atau pelaku dengan ciri-ciri serupa guna mempercepat proses penangkapan. Outdoors polisi gadungan rampas ponsel pelajar Malang