Pengakuan Sahroni Beri Pegawai KPK Gadungan USD 17.400 Agar Dibekuk Polisi Annisa Pratiwi, April 15, 2026 Sahroni Menjelaskan Alasan Ia Menyerahkan USD 17.400 kepada Pelaku yang Mengaku Pegawai KPK Sahroni menyebut uang itu sebagai cara untuk membantu polisi menangkap para pelaku Jakarta — Polisi mengamankan empat orang yang diduga menipu Ahmad Sahroni dengan modus mengaku sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu kemudian menegaskan bahwa ia memang menyerahkan uang kepada terduga pelaku perempuan berinisial TH alias D, tetapi ia melakukannya sebagai bagian dari strategi untuk menjebak dan menangkap para pelaku. Sahroni menyampaikan penjelasan itu dalam jumpa pers di Kotara Coffee Signature, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 11 April 2026. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut sama sekali tidak membahas perkara apa pun yang menyeret namanya. “Saya tegaskan, ibu itu tidak membicarakan perkara sama sekali,” kata Sahroni. Menurut Sahroni, pelaku meminta uang Rp300 juta dengan membawa-bawa nama pimpinan KPK. Ia menilai cara itu menunjukkan adanya upaya penipuan, bukan pengurusan perkara sebagaimana sempat berkembang di ruang publik. Ia juga menyesalkan munculnya narasi yang menyebut dirinya panik karena tersangkut kasus di KPK. Sahroni menegaskan bahwa informasi itu tidak benar dan justru menyesatkan. “Jangan dibentuk narasi seolah-olah saya panik karena dimintai uang lalu punya perkara. Itu tidak ada sama sekali. Mereka cuma minta uang dengan cara memaksa,” ujarnya. Sahroni kemudian menegaskan bahwa ia tidak melihat unsur pemerasan dalam peristiwa itu. Ia menyebut para pelaku lebih tepat diduga melakukan penipuan dengan mengatasnamakan lembaga negara. “Kalau dibilang pemerasan, saya rasa tidak tepat. Mereka menipu dengan memakai nama lembaga. Ancaman juga tidak ada,” kata dia. Dengan penjelasan itu, Sahroni ingin meluruskan pemberitaan yang menurutnya sudah bergeser dari pokok persoalan. Ia menekankan bahwa dirinya tidak pernah membahas urusan perkara dengan pelaku dan justru berupaya membantu aparat mengungkap aksi mereka. Outdoors Sahroni menyerahkan USD 17.400 kepada pelaku KPK gadungan