Tak Hanya Menipu Mata, Rumah Palsu Ini Juga Pernah Dipakai Jadi Lokasi Penipuan Annisa Pratiwi, April 15, 2026 Rumah Palsu di Inggris Menipu Banyak Orang dan Pernah Dimanfaatkan untuk Aksi Penipuan Warga memanfaatkan tampilan rumah palsu untuk menipu kurir dan tamu undangan Jakarta — Sebuah rumah palsu di Inggris menarik perhatian karena tampilannya yang sangat menyerupai hunian asli. Bangunan ini sebenarnya hanya berupa dinding fasad yang sengaja dirancang untuk menyamarkan jalur kereta bawah tanah milik negara. Namun, keunikan tersebut justru membuka celah bagi aksi penipuan. Sejumlah orang memanfaatkan alamat di sekitar lokasi untuk mengelabui kurir pengantar makanan. Pada 2009, pelaku memesan pizza dan mengarahkan kurir ke dinding tersebut, sehingga pesanan tidak pernah sampai ke pelanggan sebenarnya. Tidak hanya itu, kasus serupa juga pernah terjadi pada 1930-an. Saat itu, pelaku menjual tiket pesta amal dengan mencantumkan alamat rumah palsu tersebut. Para tamu yang sudah membeli tiket akhirnya terkejut ketika tiba di lokasi dan mendapati bahwa bangunan itu tidak lebih dari sekadar dinding. Desain dinding menyerupai rumah membuat banyak orang terkecoh Desain rumah palsu ini dibuat sangat detail agar menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Dinding tersebut dilengkapi elemen visual seperti jendela dengan efek buram, balkon, pintu masuk, hingga tekstur yang menyerupai bangunan asli. Sekilas, tampilannya tidak berbeda dari rumah di sebelahnya. Namun, jika diamati lebih dekat, pintu tersebut sebenarnya tidak bisa dibuka karena menyatu dengan dinding. Perbedaan lain terlihat pada bagian atap yang tidak menggunakan genteng seperti bangunan di sekitarnya. Bahkan, pegawai hotel yang berada di sisi kanan dan kiri bangunan sempat tidak menyadari bahwa “rumah” tersebut hanyalah fasad. Mereka mulai curiga karena tidak pernah melihat aktivitas atau mendengar suara dari dalam bangunan tersebut. Pemerintah membangun fasad untuk menutupi jalur kereta bawah tanah sejak abad ke-19 Pemerintah membangun rumah palsu ini setelah tahun 1868 sebagai bagian dari infrastruktur kereta uap. Saat itu, jalur kereta dibuat terbuka agar asap dari lokomotif bisa keluar dengan mudah, sehingga diperlukan penutup visual agar tetap selaras dengan lingkungan sekitar. Di balik dinding tersebut terdapat jalur kereta bawah tanah yang kini menjadi bagian dari London Underground. Jalur ini menghubungkan stasiun Paddington dan Bayswater dan masih beroperasi hingga sekarang, meski sudah menggunakan kereta modern. Seiring waktu, keberadaan rumah palsu ini semakin dikenal luas hingga ke mancanegara. Banyak wisatawan datang untuk melihat langsung bangunan unik yang pernah menjadi lokasi berbagai aksi penipuan tersebut. Outdoors rumah palsu di Inggris untuk penipuan