Nenek di Shanghai Jual Air Isi Ulang sebagai Air Mineral Selama 30 Tahun Annisa Pratiwi, August 28, 2026 Seorang perempuan berusia 80 tahun di Shanghai, China, menjadi sorotan setelah warga menduga dirinya menjual air isi ulang dengan kemasan menyerupai air mineral bermerek. Praktik tersebut diduga sudah berlangsung sekitar 30 tahun. Perempuan lansia itu berjualan di sekitar area sebuah taman satwa. Dia diduga mengumpulkan botol bekas, kemudian mengisinya kembali menggunakan air keran atau air sungai sebelum menjualnya kepada wisatawan. Kasus tersebut kembali mencuat pada 29 Juli 2026. Seorang wisatawan membeli dua botol air dengan harga 10 yuan atau sekitar Rp26 ribu. Namun, wisatawan itu langsung merasakan kejanggalan setelah meminum air tersebut. Wisatawan Menemukan Perbedaan Tanggal Produksi pada Botol Wisatawan tersebut kemudian memeriksa kedua botol secara lebih teliti. Pemeriksaan itu menemukan tanggal produksi yang berbeda jauh. Satu botol mencantumkan September 2025, sedangkan botol lainnya menunjukkan Februari 2024. Perbedaan tersebut memunculkan dugaan bahwa penjual telah menggunakan kembali botol bekas. Warga dan media setempat kemudian menyoroti praktik penjualan air yang diduga tidak memenuhi standar keamanan konsumsi. Laporan media China juga menyebutkan perempuan tersebut diduga mengisi botol dengan air keran atau air sungai. Setelah itu, dia menjualnya kembali seolah-olah berisi air mineral bermerek. Media China Kembali Mengungkap Praktik Penjualan Air Palsu Kasus serupa ternyata pernah muncul pada September 2025. Saat itu, sejumlah media China melaporkan penjualan air yang terlihat keruh dan mengandung endapan di dalam botol. Aparat setempat juga disebut telah beberapa kali memberikan peringatan kepada perempuan tersebut agar menghentikan aktivitasnya. Namun, praktik itu kembali terungkap setelah wisatawan menemukan kejanggalan pada air yang mereka beli. Petugas menghadapi kendala ketika mencoba menertibkan perempuan tersebut. Setiap kali aparat melakukan penindakan, perempuan itu disebut memilih berbaring di tanah sehingga petugas kesulitan mengendalikan situasi. Otoritas China Menyiapkan Langkah untuk Menghentikan Aksi Nenek Pihak berwenang kini berencana berkoordinasi dengan otoritas di wilayah tempat tinggal perempuan tersebut. Langkah itu bertujuan menghentikan praktik penjualan air isi ulang yang dapat membahayakan konsumen. Kasus ini kembali menjadi perhatian karena perempuan tersebut diduga menjalankan praktik serupa selama puluhan tahun. Temuan wisatawan pada akhir Juli 2026 akhirnya kembali membuka dugaan penjualan air yang tidak layak konsumsi tersebut. Outdoors nenek jual air mineral palsu