Cinta, Uang dan Tipu Daya Model Dewasa Gerogoti Harta Pria Tua Annisa Pratiwi, April 15, 2026 Model Dewasa Adva Lavie Diduga Menipu dan Menguras Harta Pria Kaya di Los Angeles Polisi menemukan uang miliaran rupiah dan barang mencurigakan di apartemen Lavie Jakarta — Aparat penegak hukum di Los Angeles mengusut kasus yang melibatkan model majalah dewasa Adva Lavie setelah menemukan sejumlah barang mencurigakan di apartemennya. Dalam penggerebekan pada Mei 2025 di kawasan Holt Avenue, polisi menyita uang tunai lebih dari US$ 200 ribu atau sekitar Rp 3 miliar, serta koin, emas batangan, dan senjata api. Petugas juga menemukan dua brankas yang menyimpan puluhan barang, termasuk pakaian yang diduga hasil pencurian. Temuan ini langsung memicu penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan kejahatan yang melibatkan relasi personal dengan para korban. Detektif Andrea March mengungkapkan bahwa setidaknya 40 potong pakaian yang ditemukan berasal dari rumah pria-pria kaya yang pernah berinteraksi dengan Lavie. Oleh karena itu, polisi menduga praktik ini berlangsung dalam jaringan yang lebih luas. Korban mulai curiga setelah menemukan barang pribadi muncul di media sosial Kecurigaan terhadap Lavie menguat ketika Elizabeth Craine mengenali salah satu barang miliknya yang dikenakan Lavie di media sosial. Ia menyimpan barang tersebut di rumah ayahnya, Michael Craine, di Beverly Hills, sehingga kemunculan barang itu menimbulkan tanda tanya besar. Selain itu, jaksa menyatakan bahwa Lavie menjalankan aksinya sepanjang 2023 hingga 2025 dengan memanfaatkan aplikasi kencan. Ia menjalin hubungan dengan pria-pria kaya berusia lebih tua di wilayah Los Angeles, termasuk Beverly Hills dan West Hollywood, sebelum melakukan pencurian maupun pemerasan. Salah satu korban, Alireza Salehpour, mengaku bertemu Lavie di sebuah festival seni di Miami. Setelah itu, Lavie meminta uang melalui Apple Pay dengan dalih biaya transportasi dan waktu kebersamaan. Ketika permintaan tersebut ditolak, Lavie diduga menyebarkan foto korban di media sosial disertai hinaan dan ancaman. Sejumlah korban melaporkan transaksi mencurigakan dan kehilangan harta Kasus serupa juga dialami Scott Thurman dari Hermosa Beach. Ia menemukan transaksi tidak wajar pada kartu kreditnya, termasuk pembelian kosmetik dan tiket pesawat. Saat ia mengancam akan menempuh jalur hukum, Lavie justru menuduhnya melakukan kekerasan seksual. Korban lain, Eden Lynn Strelioff, melaporkan kehilangan kartu kredit dan uang tunai saat berada di Las Vegas. Polisi kemudian menemukan transaksi senilai US$ 900 di salon mewah Beverly Hills yang dilakukan menggunakan kartu tersebut. Dalam kasus ini, Lavie diduga menggunakan nama samaran “Mia Ventura”. Lavie menjalani proses hukum dengan pembatasan ketat dari pengadilan Pada Oktober 2025, Lavie menyerahkan diri dan menunjuk pengacara Louis Justin Shapiro. Pengadilan kemudian membebaskannya tanpa jaminan, tetapi menetapkan sejumlah syarat ketat, termasuk penggunaan gelang pelacak GPS dan larangan mendekati para korban. Selain itu, pengadilan melarang Lavie meninggalkan negara serta menggunakan aplikasi kencan selama proses hukum berlangsung. Di tengah kasus tersebut, terungkap bahwa Lavie bertunangan dengan miliarder Stephen Cloobeck, yang disebut membiayai kebutuhan hukumnya. Lavie dijadwalkan menghadapi sidang dakwaan dengan enam tuduhan pidana berat, termasuk pencurian besar, pembobolan, dan penggunaan identitas tanpa izin. Kasus ini pun menyoroti dugaan praktik kejahatan yang memanfaatkan hubungan personal di kalangan elite. Outdoors Adva Lavie penipuan pria kaya Los Angeles